Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta

Cover-Mylanta-MakanBijak-27 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta

Assalamu’alaikum fellow readers!

Minggu lalu saya diundang untuk menghadiri media briefing kampanye #MakanBijak oleh Mylanta Indonesia yang sengaja diadakan pada bulan Ramadhan seperti saat ini.

Hayooo kenapa diadakan khusus menyambut bulan Ramadhan??

Jadii ternyata pada saat bulan Ramadhan yang namanya makanan terbuang/ sampah makanan (food waste) itu meningkat 10% dibanding pada bulan lainnya. Selain itu yang bikin lebih miris adalah ternyata Indonesia menduduki posisi kedua dengan jumlah food loss and food waste terbesar di dunia. Huaaa sayang banget yakaan.. Kenapa kita suka banget mubazir gini yaa.. Padahal masih banyak orang-orang yang kelaparan dan butuh banget makanan. Per tahunnya, lebih dari 13juta ton makanan terbuang begitu saja di bumi Indonesia, sedangkan makanan segitu banyak bisa untuk memberi makan 28 juta orang yang hidup dibawah garis kemiskinan. Miris gak sih dengernyaa? 🙁

Mylanta-MakanBijak-9 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama MylantaMylanta-MakanBijak-7 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta

Acara ini dibuka oleh mbak Melanie Putria sebagai MC, dan menghadirkan bapak Arief Daryanto, Ph.D. yang merupakan direktur dan peneliti bidang Ekonomi Agribisnis Institut Pertanian Bogor, mbak Annisa Paramitha dari Waste4Change, sebuah organisasi yang bergerak dibidang lingkungan, serta turut hadir juga mba Dinda Prameswari, Asisten Brand Manager dari Mylanta.

Mylanta-MakanBijak-6 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta

Terus terang banyak info yang menarik yang bisa saya dapatkan selama mengikuti acara ini. Salah satunya tentang bedanya food loss dan juga food waste. Kalau kata pak Arief, biasanya kalau negara maju lebih banyak menyisakan sampah makanan atau masuk dalam kategori food waste. Hal ini dikarenakan warga negara maju tuh lebih selektif dalam membeli produk, kalau ada cacat dikit mereka gak bakal mau beli, jadi food waste ini lebih merujuk kepada para konsumennya . Sedangkan negara berkembang seringnya menderita food loss, yaitu kehilangan pangan yang disebabkan oleh buruknya sistem distribusi pangan sehingga pangan tersebut sudah rusak duluan sebelum sampai ke tangan konsumen.

Kira-kira Indonesia masuk yang mana ya? Menurut saya sih masuk kedua-duanya karena kan pembangunan kita belum merata yaa.. Bisa jadi di kota-kota besar yang kita alami adalah food waste, tapi di daerah malah terjadi food loss.  Duh.. Mana tingkat kesadaran kita akan ini pun terbilang masih sangat rendah.. So sad.

Mylanta-MakanBijak-10 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta Mylanta-MakanBijak-8 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta Mylanta-MakanBijak-11 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama MylantaMylanta-MakanBijak-13 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta Mylanta-MakanBijak-14 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta Mylanta-MakanBijak-15 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama MylantaMylanta-MakanBijak-17 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta

Kalau kita lihat dari infografik diatas, masalah food loss & food waste ini juga bisa berdampak pada tingkat ketahanan pangan suatu negara dan juga pada pemerataan kesejahteraan masyarakat. Masalah penting lho ini gaaaeess!

Berangkat dari permasalahan ini lah, Mylanta Indonesia berinisiatif untuk memulai gerakan #MakanBijak dan juga makan tidak berlebihan. Terutama ketika masuk bulan puasa ini dimana tingkat konsumerisme meningkat. Nah lhooo.. Padahal esensi dari berpuasa adalah menahan diri yakaan. Tapi kenapa malah kita terjebak dalam perilaku yang tidak barokah seperti ini cobaaa? Mungkin saatnya kita belajar lagi deh bagaimana sih seharusnya kita memaknai bulan Ramadhan.

Jujur aja gerakan seperti ini sudah lama banget saya nantikan. Maklum aja niiih, saya aja yang sudah berusaha untuk hidup hemat, berusaha makan gak ada sisa dan tidak berlebihan masih aja lho punya jadwal rutin untuk inspeksi tanggal kadaluarsa dari stock makanan di lemari penyimpanan. Saya pun sudah gak kaget kalau ada beberapa produk yang ternyata tidak termakan dan sudah terlanjur kadaluarsa. Kezel banget sih kalau seperti ini. Makanya saya juga mulai untuk gak nyetok makanan banyak-banyak, karena takut jadi mubazir dan malah terbuang percuma, huhuhu..

Seperti apa sih realisasi dari kampanye #MakanBijak ini?

Untuk Ramadhan kali ini, Mylanta bekerja sama dengan modern foodcourt Eat and Eat untuk menyediakan dispenser khusus dimana para pengunjung bisa mengambil kotak makanan berlogokan #MakanBijak secara gratis kemudian memisahkan makanan yang sekiranya tidak bakal habis mereka makan di awal waktu sebelum makan. Iya juga sih yaa.. Kalau mau misahin makanan mending di awal, daripada di akhir agar lebih menggugah selera ketika mau disantap lagi.

Mylanta-MakanBijak-20 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama MylantaMylanta-MakanBijak-22 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta Mylanta-MakanBijak-21 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta Mylanta-MakanBijak-24 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta Mylanta-MakanBijak-31 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta

Kalau ke Eat and Eat pasti ketemu deh dengan dipenser ini karena desainnya kece banget dan eye catching. Truuus jangan lupa untuk posting di sosial mediamu dengan menambahkan hashtag #MakanBijak untuk mendukung gerakan ini yaaa..

Kuddos untuk gerakan baik seperti ini. Semoga walaupun mungkin baru bisa berdampak sedikit, tapi paling tidak kita jadi melek dan ngeh untuk tidak mubazir dan lebih sadar lingkungan. Kalau Bumi ini rusak, kita mau tinggal dimana lagi cobaaa? :'(

Berikut ini beberapa tips yang dapat dijadikan sebagai langkah nyata bagi kita semua untuk berkontribusi dalam mengurangi tingkat food loss & waste di Indonesia:

  1. Mengurangi konsumsi makanan instan yang tidak baik bagi kesehatan dan beralih mengonsumsi makanan yang diproduksi secara lokal (lebih segar, lebih sehat).
  2. Rencanakan dengan seksama sebelum membeli (beli apa yang dibutuhkan – jangan tergoda untuk membeli makanan yang tidak baik untuk dikonsumsi).
  3. Masak bahan makanan dalam jumlah yang sesuai dan usahakan untuk tidak menyisakan makanan.
  4. Simpan makanan dengan baik agar dapat dikonsumsi untuk jangka waktu yang lebih lama.
  5. Olah kembali makanan yang tidak bisa kita makan.
  6. Selain itu, pihak pengelola restoran juga sebaiknya mulai menerapkan sistem denda jika pembeli menyisakan makanan.

Mylanta-MakanBijak-26 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta Mylanta-MakanBijak-38 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta Mylanta-MakanBijak-36 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta

Terima kasih atas undangannya yaa Mylanta Indonesia, semoga barokah gerakannya. Jangan lupa juga gaes untuk tidak makan berlebihan pas buka puasa yaa karena makan berlebihan juga bisa menyebabkan Maag lho… Nah kalau terlanjut sakit Maag, langsung ambil Mylanta yang ada di tas kamu yaaa.. 😀

Wassalamu’alaikum!

Ola Aswandi | Twitter @olanatics | IG olanatics

DO NOT COPY & PASTE THE PHOTOS WITHOUT PERMISSION

Copyright of olanatics.com

 

chart1 Bulan Puasa Saatnya #MakanBijak Bersama Mylanta20 unique page views

L.tru Annual Fashion Show 2018

Ltru-Annual-Fashion-Show-Cover L.tru Annual Fashion Show 2018

Assalamu’alaikum fellow readers!

Setelah ratusan purnama tidak update blog post yang bertemakan fesyen, kali ini saya mau nulis tentang satu peragaan tunggal sebuah brand santun (modest brand) yang saya datangi minggu lalu. FYI ini adalah kali pertama saya menghadiri annual fashion show dari brand L.tru ini. Sebelumnya saya sudah akrab sih dengan desainnya yang simple with a twist ini. Nah makanya saya penasaran banget mau datang dan lihat langsung. Alhamdulillah saya dapat undangannya dari Indonesian Hijab Blogger.

L.tru Annual Fashion Show 2018 ini diadakan di Fairmont Hotel, Senayan. Tema yang diangkat pada tahun ini adalah Let’s Talk. Tema ini bertujuan untuk mengajak para L.tru friends untuk kumpul, bertukar cerita, sekaligus mengikat tali persahabatan. Bagus ya temanya, dimana semua orang sekarang lebih banyak “ngobrol” via chatting, dan lupa kalau yang namanya silahturahim itu harus bertemu, berjabat tangan, bertatap muka. 🙂

readmore L.tru Annual Fashion Show 2018

chart1 L.tru Annual Fashion Show 201875 unique page views

Babymoon at The Trans Luxury Hotel Bandung

cover-Trans-Luxury-Bandung Babymoon at The Trans Luxury Hotel Bandung

Assalamualaikum fellow readers!

BUNDO HAMIL LAGI???

weleh… ndak kok.

Ini adalah postingan telat setelat-telatnya aja.. ahahahaha..

Tepatnya 1 tahun lalu niih, kebetulan ke tempat ini pas bulan Maret juga.. wkwkwkwk..

Soalnya saya inget-inget lagi, kok kayaknya pas nginep di hotel ini belum ada reviewnya yaa.. Efek mager dan pregnancy brain ih tampaknya. *ngeles*

Nah berhubung foto-foto disini cakep-cakep, rasanya sayang banget kalau gak ditulis di blog buat kenang-kenangan kami sekeluarga. Namun maafkan kalau datanya kurang akurat yaa, maklum harus inget2 memori setahun kebelakang dulu nih, hahahahahahaha..

readmore Babymoon at The Trans Luxury Hotel Bandung

chart1 Babymoon at The Trans Luxury Hotel Bandung112 unique page views

Kenapa Sih Harus Pilih Susu UHT?

Cover-TetraPak-Indonesia Kenapa Sih Harus Pilih Susu UHT?

Assalamualaikum fellow buibuk!

Sebagai seorang Ibu jaman now yang sering kepo informasi sana-sini. Saya tuh mantap banget untuk tetap memberikan susu kepada anak-anak saya setelah lulus ASI. Karena menurut saya susu itu banyak manfaat dan bergizi. Jadi selama susu adalah hal yang baik, pasti saya akan tetap kasih susu ke anak-anak.

Nah, berhubung sekarang saya kembali bergelut seputar dunia perASIan karena ada adek bayi lagi si Baby Kai, mau tidak mau saya harus kembali mempersiapkan strategi untuk menyapih dia nanti kalau sudah mau umur dua tahun. Pas jaman mas Kal dulu saya sempat coba-coba berbagai jenis susu, mulai formula, susu pasteurisasi, sampai susu UHT merk A, B, C, D, dkk. semua udah kita sodorin ke Kal. Emang dasarnya dia doyan susu daripada makan sih, jadi semua susu sih doyan-doyan aja.

readmore Kenapa Sih Harus Pilih Susu UHT?

chart1 Kenapa Sih Harus Pilih Susu UHT?221 unique page views