Dearest Hubby

Jakarta, 30.03.2011

Assalamu’alaikum suamiku,

entah mengapa hari ini aku ingin sekali menulis sebuah surat untukmu.. Ini bukanlah kebiasaanku, memang, namun kali ini aku ingin sekali menuangkan isi hatiku yang mungkin tidak pernah dapat kusampaikan langsung di depan kedua matamu..

Suamiku,

dengan izin Allah, 158 hari sudah kita mengarungi bahtera rumah tangga ini bersama. Duka kerap menghiasi langkah kebersamaan kita. Tangis pun tak kalah menghujani atap cinta kita. Beberapa kali kita bertengkar hebat, meributkan masalah yang sebenarnya sepele, masalah yang kadang timbul karena sensitifitas dan harga diri yang tersentil melalu ucapan, dan perbuatan menyakiti yang mungkin tidak sengaja kita lakukan. Namun semua itu sirna sekejap saja, sewaktu kamu memelukku hangat serta mencium keningku dengan penuh cinta setiap pagi. readmore Dearest Hubby

chart1 Dearest Hubby32 unique page views