Minutes Old Birth Photography by Ola Aswandi

Fika-4-blog Minutes Old Birth Photography by Ola Aswandi

Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Sudah lama saya ingin sedikit cerita tentang Minutes Old Birth Photography ini di blog, tapi selalu aja belum ketemu waktu dan mood yang pas untuk ngeblog tentang ini.  Selain itu kliennya juga masih sedikit, jadi rada-rada malu gituu kalau nulis sesuatu yang belum konsisten, takutnya cuma anget-anget air susu ibu gitu.. hehehehe..

Minutes Old Birth Photography ini didirikan tanggal 28 November 2017, berarti sudah mau 1 tahun nih.. Alhamdulillah. Awalnya memang hanya karena rasa kepo setelah lihat beberapa artis memakai jasa birth photography untuk mengabadikan momen yang sangat mengharukan dan emosional ini. Saya melihat kok bisa bagus-bagus banget dan touching banget sih kalau lihat videonya. Setelah itu saya lanjut cari tahu tentang profesi ini, dan ternyata kalau di luar negeri profesi ini sudah cukup ramai dibahas dan cukup banyak juga yang sharing ilmu tentang profesi ini.

Yang saya tangkap dari hasil kepo itu adalah untuk menjadi seorang birth photogpraher itu gak mesti jago banget kok di bidang fotografi. Kuncinya adalah mengenal kamera sendiri dengan baik dan juga tahu kapan harus menangkap momen. Karena terus terang selama saya menjalani profesi ini saya masih sering banget ngerasa kehilangan momen karena jam terbangnya yang belum tinggi. Masih sering berasa jadi penunggu orang lahiran biasa yang bisa santai, bukannya yang harus standby angkat kamera terus gitu lhoo maksudnya.. Tapi ternyata itu semua memang bisa dilatih dan mengasah insting foto lebih tajam lagi.

Selain kemampuan fotografi, ada satu hal lagi yang harus saya korbankan, yaitu waktu. Walaupun dalam terms and conditions yang saya susun sudah ada alokasi waktu maksimal untuk setiap kelahiran klien, tapi dalam prakteknya pasti deh yang namanya molor itu ada. Apalagi kalau klien partus spontan dimana yang tahu kapan si baby mau brojol cuma Tuhan dan si bayi itu sendiri, hahaha. Jadi walaupun sudah diprediksi, tetap saja ada miss. Bukan berarti selalu molor juga sih, ada juga yang ternyata lahirannya cepat dan lancar walaupun ini baru kelahiran anak pertama.

Oiya, klien pertama saya tidak lain adalah teman saya sendiri, yaitu Siti Juwariyah. Saat itu kebetulan Siti sedang hamil besar dan saya pun iseng nawarin mau difotoin pas lahiran gak, eh ternyata Siti mau banget. Alhamdulillah jadi ada kesempatan untuk latihan terlebih dahulu sebelum saya menerima klien lainnya secara profesional. Kalau soal foto saya sudah cukup pede sih, tapi yang masih banyak PR adalah untuk videonya. Karena saya ngeshoot semuanya sendiri, jadi kadang yaa kebingungan sendiri untuk mengoperasikan 2 kamera secara bersamaan.

Untuk videonya Siti, sudah saya upload juga di Youtube, baik yang versi Instagram yang berdurasi 1 menit, maupun yang berdurasi 8 menit, ada dibawah ini yaa..

Setelah kelar latihan pas Siti lahiran, di bulan berikutnya saya kembali mendapatkan klien yang juga sudah saya kenal sebelumnya, yaitu Fika Amalia. Baik Siti maupun Fika lahiran dengan cara SC, jadi untuk urusan alokasi waktu gak menjadi masalah karena memang sudah ada jadwalnya juga kan dengan dokter obsgyn-nya.

Pada video kelahiran ini, saya merasa sudah lebih improved lah dibanding pas ngeshoot Siti yang masih buta banget. Bisa dilihat dibawah ini yaa videonya..

Naaah rekor terlama saya untuk standby disamping bumil yang mau lahiran adalah 18 jam. Dari pagi sampe dini hari ditungguin masih belum juga si baby mau lahir. Saat itu gak ada persiapan sama sekali, apalagi ini home birth jadi yaa nungguin di rumah sambil cerita-cerita sama bu bidan dan doula yang menemani. Saking udah gak betah sama badan yang udah bau keringet, akhirnya saya mandi dong di rumah mba Novi (nama klien saya) tanpa ganti baju. Wah bener-bener pengalaman tak terlupakan. Saya jadi ngerasain kalo profesi bidan dan perawat itu luar biasa hebatnya. Selain itu juga bikin saya sadar kalau ternyata saya juga harus siap untuk menghadapi situasi yang tidak bisa direncanakan.

Untuk videonya bisa dibilang ini adalah pengalaman baru buat saya yang sebelumnya baru punya kesempatan untuk ngeshoot SC. Disini saya bisa melihat perjuangan seorang ibu pada saat melahirkan, dan sering merinding kalau keinget pengalaman sendiri waktu melahirkan Kal dan Kai.. 🙂

Lanjut kepada klien keempat saya yaa.. Namanya mbak Ayu. Beliau ini yang saya bilang ternyata lahirannya cukup cepat. Namun qadarullah waktu itu malam-malam dan hujan sangat deras mengguyur Jakarta dan sekitarnya. Inget gak hujan yang cukup deras pas sore hari di penutupan Asian Games beberapa waktu lalu? naaah pas itu tuh saya dikabarin kalau mba Ayu sudah mulai pembukaan. Sedihnya saya tidak bisa pergi pada dini hari karena jalanan akses keluar rumah banjir dan bikin mobil ceper bin langka yang saya kendarai tidak bisa melintas. Saat itu saya berdoa semoga lahirannya pas pagi hari aja gituu jadi saya keburu kan untuk foto dan shooting. Ehh ternyata si bayik pengen cepet bertemu Ibu-nya dan gak mau nungguin saya, jadi alhamdulillah jam 2 pagi sudah lahiran. Ketika pagi hari saya sampai, alhamdulillah masih bisa mengabadikan momen potong tali pusar si dedek bayik yang memang sengaja menggunakan metode delayed cord clamping.

Untuk videonya, jujur saya memiliki sedikit kendala karena kurangnya pencahayaan di klinik bersalin tersebut. Selain itu juga karena saya gak bisa hadir pas momen lahirannya, maka saya minta kepada keluarga untuk mengabadikan momen penting seperti pada saat water birth dan juga ketika adzan. Alhamdulillah tetap bisa menjadi video yang memorable untuk keluarga mba Ayu.

Selanjutnya klien kelima saya ternyata adalah selebgram dan juga artis, hehehe.. Namanya mba Cleo yang sempat bergabung di JKT48. Nah ini momen yang saya tunggu-tunggu nih, bisa ikut masuk ke kamar bersalin dan mengabadikan detik-detik kelahiran baby. Saya kira saya udah bisa lebih santai dan gak deg-degan, tapi ternyata salah besar. Saya benar-benar kebawa momen, dan gemeteran! Hahaha… Tapi alhamdulillah ala kulli hal, sesi fotonya cukup sukses dan videonya juga cukup oke.

View this post on Instagram

Ketika saya datang pukul 8 pagi, pembukaan berada di 6 cm. Gelombang cinta pun sudah semakin sering terasa. Ketika gelombang datang, Cleo sebisa mungkin memberikan sugesti positif kepada buah hati. Ketika gelombang sudah lewat, kami kembali mengobrol dan bertukar cerita, terutama tentang pengalaman saya ketika melahirkan #masKal dan #babyKhairan dulu yang juga partus spontan. . Berbagi pengalaman diharapkan dapat menguatkan calon ibu baru agar mengerti bahwa semua ini adalah kodrat wanita yang pasti bisa kita lalui. Sakit sudah pasti, tapi semua hilang ketika buah hati sudah keluar dari rahim ibu dengan sehat sentosa 💓 . @minutesold for mrs. @ratucleopatra20 . #minutesoldphotography #minutesoldbaby #minutesold #birthphotography #birthphotographyjakarta #birthphotographer

A post shared by Minutes Old Photography (@minutesold) on

Terakhir saya mau cerita sedikit tentang klien keenam saya yang bernama Wina. Nah dunia sempit juga nih ternyata Wina adalah salah satu dari komite Hijabers Community, komunitas hijab yang dulu saya pernah ada didalamnya, hehehe. Selain itu juga ternyata kita satu almamater pulak, hahaha.. Wina dan suami sangat menunggu kehadiran buah hati, setelah 5 tahun ikhtiar, alhamdulillah melalui program IVF akhirnya Allah menitipkan amanah kepada mereka.

View this post on Instagram

Sabtu, 6 Oktober 2018 Adalah hari yang penuh memori bagi keluarga besar ini. Bagaimana tidak, ketika saya datang ke kamar perawatan dimana Wina sudah dirawat terkait persiapan SC pada hari ini, saya melihat pemandangan yang tak biasa. . Keluarga besar Wina sangat antusias untuk menyambut puteri kecil, buah hati pertama dari Wina & Zul yang sudah 5 tahun menunggu kehadiran buah hati. Segala usaha sudah mereka lalui, dan alhamdulillah melalui ikhtiar IVF, maka Wina pun mengandung sang buah hati. . Apa yang tidak biasa? Suami Wina dan Ayah Wina berpakaian sangat rapih dan formal. Zul, suami Wina, berkata "kalau mau menyambut tamu mulia kita harus berpakaian dengan baik kan.. Apalagi menyambut yang ini. Mau ketemu cewek nih.." sambil tersenyum 😊 . Saya juga dibuat terharu melihat kekompakan keluarga besar ini. Benar-benar hangat dan akrab. Ruang tunggu operasi pun penuh hanya berisikan keluarga besar dari Wina dan Zul saja 😄 . Oleh karena itu lah saya memulai cerita perjalanan melahirkan Wina dari sebuah foto keluarga ini.. Ikuti terus kisahnya yaaa.. 😚 . @minutesold for mrs. @wynaarini 💗 . #minutesold #minutesoldbaby #birthphotography #birthphotographer #birthphotographyjakarta

A post shared by Minutes Old Photography (@minutesold) on

Videonya saya buat berdurasi dua menit sebagai hadiah untuk sesama almamater dan juga jebolan HC, hihihihi

Profesi ini memang belum saya jalani secara full time karena masih banyak kegiatan lain yang harus saya lakukan. Terlebih lagi selain waktu, kendala jarak klien yang seringnya jauh banget dari rumah juga membuat saya harus effort dalam menjalani profesi ini. Jadi selama ini kalau kebetulan jadwalnya kosong dan saya sanggup, biasanya langsung saya note di kalender HP supaya gak lupa dan bisa prepared.

Terima kasih semua klien Minutes Old Birth Photography, semoga puas yaa dengan hasilnya.. Bagi kamu yang ingin momen kelahirannya diabadikan oleh saya, bisa langsung email olanatics@gmail.com yaaa..

Wassalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh,

Ola Aswandi

Twitter olanatics | IG olanatics

DO NOT COPY & PASTE THE CONTENT, PHOTOS,  AND VIDEOS WITHOUT PERMISSION

Copyright of olanatics.com

chart1 Minutes Old Birth Photography by Ola Aswandi0 unique page views

6 Comments

  1. duh, gemes2 gimana gitu ya pastinya jadi photographer NB, kebayang proses melahirkan & pas bayinya keluar, subhanallah, Allahu Akbar, pasti menyenangkan bs ambil bagian dlm proses itu la… Sayang dulu pas lahiran blm tau Ola bisa bantu poto2 kyk gini, sekarang dah ngga bisa euy lahiran lagi hihihihi 😀

  2. MashaaAllah menarik dan sekaligus challenging yaaa, cuma memang pasti butuh kesabaran dan kelapangan dada warbiyasak.

Mana jejaknya?

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.