Beda Anak Beda Pintar: 8 Kecerdasan Anak

campaign?guid=on&k=MFMsyY373ImKf13t9QVXyJ1XH6TBbWBb&c=9947f861d5d90afcb257f827680b6d0e Beda Anak Beda Pintar: 8 Kecerdasan Anak

Assalamu’alaikum fellow readers!

Setelah saya menjadi seorang Ibu, saya tuh ibaratnya harus kembali bersekolah lagi. Tapi bedanya, kali ini bukan sekolah formal, namun “sekolah” dalam arti kembali belajar tentang perkembangan mas Kal sesuai dengan usianya. Seringkali saya merasa amazed dengan tumbuh kembang mas Kal dan juga berbagai kecerdasan yang sudah mulai terlihat meskipun usia mas Kal saat ini baru 3 tahun 3 bulan. Ternyata anak seusia mas Kal sudah memiliki kemauan sendiri, sudah bisa bilang tidak, sudah bisa mengutarakan pendapat tentang suatu hal dalam suatu diskusi ringan antara Bapak dan Bundo-nya. Bahkan mas Kal juga sudah terlihat menyukai beberapa bidang. Walau belum terlalu kelihatan banget menonjol dimana. Tapi kami sebagai orangtua meyakini kalau #BedaAnakBedaPintar.

b-bedanakbedapintar-21 Beda Anak Beda Pintar: 8 Kecerdasan Anak

Anak-anak memliki kepintaran yang berbeda-beda. Ini yang disimpulkan oleh Dr. Howard Gardner, Profesor bidang pendidikan di Harvard University, Amerika Serikat dari hasil penelitiannya. Menurut beliau, definisi kecerdasan yang berbeda untuk mengukur potensi manusia secara lebih luas, baik pada anak maupun orang dewasa. Ia membagi 8 jenis kecerdasan, dan dikenal sebagai Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences). Dan kita semua punya 8 area kecerdasan itu dalam taraf berbeda.

Apa saja 8 kecerdasan itu?

Word Smart (Kecerdasan Linguistik)

Kecerdasan yang melibatkan kemampuan berbahasa. Seorang anak dengan  kecerdasan linguistik menonjol umumnya senang mendengarkan cerita, senang bercerita, senang bermain peran, dan permainan yang berhubungan dengan kata-kata.

 

Bagaimana cara menstimulasi anak yang memiliki kecerdasan ini?

Ajak anak main tebak-tebakan, misalnya tentang ciri-ciri binatang.

Contoh: “Ada binatang, suaranya meong meong, warna bulunya putih. Kamu sayang sekali padanya. Binatang apa itu, ya?

 

Profesi apa yang oke untuk anak yang memiliki kecerdasan ini?

Penulis, wartawan, pengacara, penyiar radio, pembawa acara atau ahli di bidang pemasaran.

••

Number Smart (Kecerdasan Logika-Matematika)

Kecerdasan yang melibatkan kemampuan menganalisis masalah secara logis, menemukan atau menciptakan rumus-rumus atau pola matematika, dan menyelidiki sesuatu secara ilmiah. Anak-anak dengan kecerdasan logika-matematika yang tinggi memperlihatkan minat besar pada kegiatan eksplorasi, cerewet bertanya tentang berbagai fenomena, dan menuntut penjelasan logis dari setiap pertanyaannya.

 

Bagaimana cara menstimulasi anak yang memiliki kecerdasan ini?

Mulailah berhitung. Manfaatkan jari tangan, orang yang sedang berbaris, atau apa saja. Arahkan perhatian anak pada angka dan pola yang ada di sekitarnya. Gunakan manik-manik berwarna untuk membuat pola sederhana yang dapat ditiru anak. Misalnya, susun biru-merah-kuning-hijau, lalu biarkan anak melanjutkan dengan pola yang sama.

 

Profesi apa yang oke untuk anak yang memiliki kecerdasan ini?

Ilmuwan, dokter atau ekonom.

••

Picture Smart (Kecerdasan Visual-Spasial)

Kecerdasan yang melibatkan kepekaan mengobservasi dan kemampuan  berpikir dalam gambar. Kecerdasan ini memungkinkan anak membayangkan bentuk-bentuk geometri atau tiga dimensi dengan lebih mudah. Biasanya, anak menyukai kegiatan bermain puzzle, menggambar, bermain balok, mencari jalan paling tepat, serta menghabiskan waktu luang untuk melamun. Kal banget ini mah.. 😀

 

Bagaimana cara menstimulasi anak yang memiliki kecerdasan ini?

Biarkan anak bereksplorasi saat ia menggambar. Gunakan kapur, plastisin, cat air atau krayon dengan berbagai alat bantu seperti sikat, gunting, tangan dan kaki, bahkan sayuran untuk menggambar atau mencetak gambar. Ajak anak berdiskusi tentang hasil karyanya, termasuk tekstur, warna dan ukurannya.

 

Profesi apa yang oke untuk anak yang memiliki kecerdasan ini?

Arsitek, seniman, ahli mesin, animator, desain komputer grafis, atau fotografer.

b-bedanakbedapintar-3 Beda Anak Beda Pintar: 8 Kecerdasan Anak

••

Music Smart (Kecerdasan Musikal)

Kecerdasan yang melibatkan kemampuan berpikir atau mencerna musik,  menggunakan musik sebagai sarana berkomunikasi, menginterpretasikan bentuk dan ide musikal, serta menciptakan pertunjukan dan komposisi yang ekspresif. Anak yang memiliki kecerdasan ini sensitif terhadap suara, struktur musik dan ritme. Ia kemungkinan bagus saat menyanyi atau memainkan instrumen musik.

 

Bagaimana cara menstimulasi anak yang memiliki kecerdasan ini?

Bangkitkan minat anak untuk mengenali dan merespon aneka suara yang dia dengar sehari-hari, misalnya suara bel pintu atau suara telepon. Anda juga bisa memperdengarkan suatu irama tepuk tangan, lalu lihat apakah anak dapat mengulang irama tepukan Anda tadi? Atau, dia berminat membuat irama tepuk tangan untuk Anda tiru.

 

Profesi apa yang oke untuk anak yang memiliki kecerdasan ini?

Komposer, penata musik, musisi, atau guru musik.

IMG_1245-1024x1024 Beda Anak Beda Pintar: 8 Kecerdasan Anak

 

••

Body Smart (Kecerdasan Gerak Tubuh)

Disebut juga kecerdasan kinestetik, melibatkan kemampuan mengontrol gerakan, keseimbangan, ketangkasan dan keanggunan dalam bergerak. Anak-anak dengan kecerdasan gerak tubuh di atas rata-rata, senang bergerak dan menyentuh sesuatu dengan tangkas dan cepat. Keterampilan motorik halus dan kasarnya baik. Bisa dibilang, anak mengeksplorasi dunia dengan otot-ototnya.

 

Bagaimana cara menstimulasi anak yang memiliki kecerdasan ini?

Sikap menghargai dan memanfaatkan tubuh yang baik, terbentuk melalui pengalaman yang diperoleh sejak dini. Beri anak kesempatan untuk mengembangkan kepercayaan terhadap kemampuan tubuhnya dengan mengajaknya ke tempat-tempat yang aman untuk berksplorasi, baik dengan berjalan, berlari, berayun, memanjat, melompat, merangkak, maupun berenang.

 

Profesi apa yang oke untuk anak yang memiliki kecerdasan ini?

Penari, atlet, koreografer, aktor/aktris, guru olahraga, pelatih drama, mekanik, atau ahli bedah.

••

 

People Smart (Kecerdasan Interpersonal)

Kecerdasan yang melibatkan kemampuan memahami dan berkomunikasi dengan orang lain, serta melihat perbedaan orang lain dari segi suasana hati, temperamen dan motivasi. Anak dengan kecerdasan interpersonal yang menonjol,  cenderung lebih baik dan mudah menjalin interaksi sosial, serta sangat sensitif terhadap perasaan orang lain. Selain itu, dia juga berpeluang menjadi pemimpin di kelompoknya.

 

Bagaimana cara menstimulasi anak yang memiliki kecerdasan ini?

Bantu anak mengembangkan jenis kecerdasan ini, misalnya dengan berbicara tentang perasaan Anda atau orang lain. Katakan padanya, “Nenek sedang sedih, Nak. Jadi, jangan dulu mengajaknya bermain boneka ya.”

 

Profesi apa yang oke untuk anak yang memiliki kecerdasan ini?

pengajar, pekerja sosial, konselor, politisi, atau mediator.

 

••

Self Smart (Kecerdasan Intrapersonal)

Kecerdasan yang melibatkan kemampuan memahami diri sendiri, mengetahui siapa dirinya, apa yang ingin ia lakukan, bagaimana reaksi diri terhadap suatu situasi, dan memahami situasi seperti apa yang sebaiknya dihindari. Beberapa ciri anak dengan kecerdasan intrapersonal di atas rata-rata adalah tahu apa yang dapat dan tidak dapat dilakukan dalam lingkungan sosial, dan tahu siapa orang yang tepat untuk dimintai bantuan.

 

Bagaimana cara menstimulasi anak yang memiliki kecerdasan ini?

Anak butuh bantuan untuk memahami apa yang dia rasakan. Coba kaitkan tingkah lakunya yang tampak oleh kita dengan kejadian yang mungkin menjadi pemicunya. Misalnya, “Kamu hentak-hentakkan kakimu karena kamu marah, ya. Apakah ini karena Jason mengambil mobil-mobilanmu?

 

Profesi apa yang oke untuk anak yang memiliki kecerdasan ini?

wiraswasta atau filsuf.

b-bedanakbedapintar-5 Beda Anak Beda Pintar: 8 Kecerdasan Anak

••

Nature Smart (Kecerdasan Naturalis)

Kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan merasakan bentuk-bentuk dan  menghubungkan elemen-elemen yang ada di alam. Anak-anak dengan kecerdasan naturalis yang menonjol memiliki ketertarikan yang besar terhadap lingkungan alam sekitarnya, termasuk binatang. Mereka tidak takut atau jijik untuk memegangnya, sejak usia dini.

 

Bagaimana cara menstimulasi anak yang memiliki kecerdasan ini?

Perlihatkan pada anak proses tumbuh kembang makhluk hidup, misalnya kacang hijau menjadi tauge, atau ulat menjadi kupu-kupu. Lebih baik lagi bila Anda bisa memberinya suatu lahan atau pot agar si kecil bisa menanam dan memelihara sendiri satu tanaman dari benihnya, serta tahu apa yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh.

 

Profesi apa yang oke untuk anak yang memiliki kecerdasan ini?

ilmuwan atau ahli konservasi alam.

••

Peran Orangtua dalam Mengasah Kepintaran Anak

Nah, disini peran orangtua sangat penting untuk membantu anak dalam mengasah kepintaran anak. Gak apa-apa juga kok kalau anak tidak menguasai semua kecerdasan yang 8 itu, karena #BedaAnakBedaPintar. Let’s take this knowledge as a blueprint untuk menolong kita dan anak kita belajar dan agar nantinya mereka menjadi apa yang mereka cita-citakan, sesuai dengan kecerdasannya. Apalagi untuk anak yang berusia 1 sampai 6 tahun dimana ini adalah masa golden age mereka. Penting banget untuk para orangtua agar bisa memberikan fasilitas dan keadaan lingkungan yang baik dimana setiap kecerdasan dapat dilatih dan dibangun.

b-bedanakbedapintar-1 Beda Anak Beda Pintar: 8 Kecerdasan Anak

Caranya mengasah kepintaran anak gimana sih Bundo??

Seperti yang sudah dijelaskan disetiap poin kecerdasan diatas, kita sebagai orangtua bisa membantu dengan memberikan stimulus yang sesuai dan helpful. Yaa gak perlu lengkap-lengkap amat dan idealis juga sih harus beli-beli peralatan mahal. Pakai aja barang-barang yang ada disekitar anak, gunakan itu sebagai alat untuk menstimulus kecerdasan anak. Misalnya kita mau si anak diperkenalkan ke Nature Smart, ya ajak saja dia ke taman depan rumah, sambil eksplorasi atau piknik bersama keluarga. As we know, #BedaAnakBedaPintar!

Memahami kecerdasan anak juga bisa membantu kita dalam memperkenalkan kebiasaan baik. Misalnya kita mau ngajarin anak menyikat giginya, dan ternyata anak kita ini tampaknya lebih condong ke Music Smart, yaa tinggal cari atau karang aja lagu tentang menyikat gigi. Ini saya lakukan kepada mas Kal lho. Alhamdulillah dia sekarang selalu rutin sikat gigi.

Awalnya dulu saya ngarang lagu sederhana aja dengan lirik, “sok gosok gosok giginya digosok.. atas bawah, kiri kanan, depan belakang.. sok gosok gosok giginya digosok…” hahahaha.. gituu terus sampai selesai *nadanya pikirin sendiri yak. Kami selalu nyanyiin ini setiap kali mas Kal di kamar mandi sambil menghadap ke kaca toilet. Alhasil mas Kal jadi lancar tiap kali harus sikat gigi.

b-bedanakbedapintar-41 Beda Anak Beda Pintar: 8 Kecerdasan Anak

Yang perlu diingat adalah, penting banget bagi orangtua untuk memperkenalkan kedelapan kecerdasan ini kepada anak secara konsisten dari waktu ke waktu. Ketika kita dan anak sudah mengetahui kecerdasan apa yang lebih menonjol, semoga nantinya bisa menjadi investment yang baik serta life guide untuk anak-anak kita di masa depan. Cek juga video dibawah ini untuk penjelasan lebih lanjut tentang cara menstimulasi kepintaran anak-anak:

Semoga anak-anak kita menjadi generasi kuat, percaya diri, dan bertanggung jawab ya moms! 🙂

••

P.S: Baca juga pendapat sang expert : Thomas Armstrong, Ph.D, Director of American Institute of Learning & Multiple Intellegence Expert, USA. tentang 8 kecerdasan anak di http://institute4learning.com/ 

Wassalamu’alaikum!

Ola Aswandi | Twitter @olanatics | IG olanatics

DO NOT COPY & PASTE THE PHOTOS WITHOUT PERMISSION

Copyright of olanatics.com

chart1 Beda Anak Beda Pintar: 8 Kecerdasan Anak1,410 unique page views

8 Comments

  1. hu um bener itu kalo dari kecil anak dapat asupan didikan yang baik jelas baik, tapi kalo emang jarang dapat perhatian ya jarang pula yang baik

  2. Karena setiap manusia sejatinya diciptakan dengan kelebihan dan kekurangan masing2. Dan itu terbentuk sejak anak2. Jadi memang sepatutnya kita sbg ortu pintar2 memilah yg baik u anak dan sesuai untuknya ya mbak? maksudnya sesuai minat dan bakatnya. 🙂

  3. Wah oke banget nih, apalagi buat anaknya semuanya menonjol, kita jd ortu harus lebih cermat ngeliat yang “lebih”nya di mana biar bisa dikembangkan lebih… thanks for sharing, Bundo!

Mana jejaknya?